Made Nuryadi

Belajar dan Berbagi Seputar Dunia Pendidikan

Bagaimana siswa SD mempelajari “Operasi Hitung Campuran”

Operasi Hitung Campuran Bilangan Bulat Di SD

Bagaimana Memahami Operasi Hitung Bilangan Bulat di SD?

Operasi Hitung CampuranOperasi hitung campuran bilangan bulat merupakan materi pokok dari kurikulum SD. Materi ini merupakan lanjutan dari materi OPERASI HITUNG DASAR (penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian) yang telah mulai dipelajari sejak kelas 2 SD. Apa materi prasyarat yang harus dimiliki siswa sebelum mempelajari materi operasi hitung campuran? Tentunya, materi prasyarat adalah operasi hitung dasar dan pemahaman tentang bilangan bulat (bulat positif dan bulat negatif). Beberapa kendala yang sering ditemukan dalam mengajarkan operasi hitung campuran adalah lemahnya materi prasyarat yang dikuasai siswa. Di samping itu pula, masih banyak siswa yang tidak mengerti perbedaan antara TANDA BILANGAN dan TANDA OPERASI, khususnya jika melibatkan operasi hitung campuran bilangan negatif.

Kompetensi yang dituntut dalam mempelajari operasi hitung campuran bilangan bulat  adalah siswa dapat melakukan operasi hitung campuran bilangan bulat dan memecahkan masalah sehari-hari yang berkaitan dengan operasi hitung campuran bilangan bulat. Kompetensi ini sering tidak tercapai bukan karena tidak memahami teori dasar melakukan operasi hitung campuran, melainkan karena lemahnya pada operasi hitung dasar  dan kurangnya ketelitian siswa terhadap tanda bilangan dan tanda operasinya. Berikut Tips dan Trik Singkat bagaimana operasi hitung campuran bilangan bulat dipelajari dan diajarkan ditingkatan sekolah Dasar.

TIPS N’ TRIK

Dalam menyelesaikan operasi hitung bilangan bulat, terdapat dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu:
1. Tanda operasi hitung
2. Tanda kurung

Apabila dalam suatu operasi hitung campuran bilangan bulat terdapat tanda kurung, pengerjaan yang berada dalam tanda kurung harus dikerjakan terlebih dahulu. Apabila dalam suatu operasi hitung bilangan bulat tidak terdapat tanda kurung, pengerjaannya berdasarkan sifat-sifat urutan operasi hitung sebagai berikut:

  1.  Operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (-) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
  2.  Operasi perkalian (x) dan pembagian (:) sama kuat, artinya operasi yang terletak di sebelah kiri dikerjakan terlebih dahulu.
  3.  Operasi perkalian (x) dan pembagian (:) lebih kuat dari pada operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (-), artinya operasi perkalian (x) dan pembagian (:) dikerjakan terlebih dahulu dari pada operasi penjumlahan (+) dan pengurangan (-).

Perhatikan contoh berikut ini:

Contoh -1:

24 + 56 x 42 – 384 : 12

= 24 + 2.352 – 384 : 12  (Kerjakan operasi 56 x 4)

= 24 + 2.352 – 32  (kerjakan operasi 384:12)

= 2.376 – 32  (kerjakan operasi 24 + 2.352)

= 2.344

Contoh -2:

(-20) + 7 x 8 : (-4)

=  (-20) + 56 : (-4) (kerjakan 7 x 8 terlebih dahulu)

= (-20) + (-14) (kerjakan 56 : (-4)

= – 34

Contoh-3:

(480 : 12) x 15 + 1.350

= 40 x 15 + 1.350

= 600 + 1.350

= 1.950

 Sebagai bahan latihan silahkan unduh soal latihan pada tautan dibawah ini!

Semoga Bermanfaat.

Salam

7 Komentar

  1. indra s

    Saat ini anak saya duduk dibangku 2 sd. Untuk operasi operasional campuran, berdasarkan pengajaran gurunya untuk operasional walau tanpa kurung penjumlahan dan pembagian harus didahulukan. Apakah benar?
    Contoh: 5-2+3 = 5-5 (kerjakan 2+3).

    4:2×2 = 1 (kerjakan 2×2 dahulu).

    Informasi dari guru, katanya kurikulum terbaru seperti itu. Apakah betul? Mohon infonya. Terima kasih.

    Suka

    • Selamat malam, Indra. Mohon maaf, baru balas. Saya kira tidak akan ada kesepakatan matematika universal yang akan berubah hanya dengan adanya perubahan kurikulum suatu negara. Menurut pendapat saya, cara yang anda tuliskan di atas kurang tepat. secara matematika, apabila ‘tanda operasi’ dalam sebuah soal itu sama kuat, kerjakan dari kiri ke kanan.
      jadi untuk soal 5-2+3 = 3 + 3 = 6 (hasilnya bukan 5-5 =0)
      begutu juga 4:2×2 = 2 x 2 = 4 (bukan 4;4=1)
      untuk lebih jelasnya nonton video berikut:

      Suka

  2. Aku ingiin pintar matematika

    Suka

  3. @sweet

    Saya menemukan soal seperti ini 54-(-35)×14+235?
    = (-35)×14+235-54 atau ttp dikerjakan dari kiri?? Terimakasih

    Suka

    • Kalau soal seperti diatas, anda harus mengerjakan operasi “X” terlebih dahulu, bukan dari kiri karena operasi “X” lebih kuat dari operasi – dan +. Hasilnya

      = 54 – (-490) + 235
      = 54 + 490+235
      = 779
      Semoga bermanfaat. Terima Kasih

      Suka

  4. Senang dg adanya banyak info yang bermampaat bagi guru dan pelaku pendidikan

    Suka

  5. Anonim

    makasih yaaa atas infonya.sangat bermanfaat banget inibuat adikku yg kurang paham soal matematika khususnya operasi hitung campuran

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s