Made Nuryadi

Belajar dan Berbagi Seputar Dunia Pendidikan

Membelajarkan “Daur Air” dengan Pedekatan PBL

Refleksi Pembelajaran 

by Made Nuryadi

Materi tentang Daur Air adalah salah satu muatan pembelajaran di kelas 5  semester I (tema 2 subtema 2) Kurikulum 2013.  Tahun-tahun sebelumnya, saya mengajarkan Daur Air biasanya menggunakan slide dan video. Siswa menyimak slide, mengamati video dan menuliskan proses Daur Air tersebut. Tuntutan Kurikulum 2013 dengan konsep “MEMBELAJARKAN” menuntut saya harus mengubah metode yaitu bagaimana anak mampu melakukan sendiri, menalar, dan menjelaskan/mengkomunikasikan hasil kerjanya. Proses ini memang membutuhkan sedikit lebih banyak waktu, namun lebih bermakna bagi siswa. Disamping itu pula, siswa merasa lebih enjoy dalam pembelajaran. Proses membelajarkan anak dengan Project Base Learning (PBL)tersebut tergambar dalam Video dibawah ini.

Langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut:

  • Persiapan: Siswa diinformasikan 1-2 hari sebelum pembelajaran mengenai perlengkapan yang akan dibawa seperti: kertas, gunting, lem, gambar-gambar, dan materi tentang Daur Air. Guru memberi penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan.
  • Siswa dibagi menjadi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari 3-4 orang, setiap orang memiliki tugas dan tanggungjawab masing-masing dan telah dibagi oleh ketua kelompoknya.
  • Siswa melakukan diskusi dan membuat karya “Display Sains”
  • Siswa melakukan presentase karya, dan tanya jawab dengan anggota kelas yang lain. Guru melakukan penilaian Unjuk Kerja.
  • Guru menyampaikan penghargaan terhadap kelompok yang terbaik dan video ditampilkan di You Tube dan web blog.

Adapun beberapa hal yang di nilai guru adalah :

  • Pengetahuan tentang topik presentase
  • Tata Bahasa
  • Sikap Kerjasama
  • Keterampilan Berbicara
  • Hasil Produk Akhir (Display Sains Kelompok)

Kesimpulan: Kurikulum 2013 jika diterapkan secara benar pasti akan membantu JOKOWI dalam melakukan “REVOLUSI MENTAL” , untuk itu guru harus segera memngubah paradigma lamanya dari “Mengajar ke Membelajarkan”. Ayo mulai dari Ruang Kelas Kita…

Semoga bermanfaat

1 Komentar

    Trackbacks

    1. Belajar Dari Si Lugu, dan Si Pencari Perhatian | Made Nuryadi

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s