Made Nuryadi

Belajar dan Berbagi Seputar Dunia Pendidikan

Ruang Kelas Maya, Solusi Untuk Pajangan Karya Siswa.

Setelah 3 bulan mengimplementasi kurikulum 2013, saya semakin sadar bahwa tantangan guru dalam menjalankan K-13 sangat luar biasa, tidak tanggung-tanggung untuk mengakomodir kebutuhan dan tuntutan kurikulum saya seringkali melanjutkan pekerjaan sekolah di rumah.  “ORA OPO-OPO”, asalkan cucuran keringat ini dapat membantu mencerdaskan anak Negeri.

Saya tersenyum dan mau bilang Wow…gitu, ketika membaca dan mempelajari petunjuk dan isi buku pegangan guru K-13. Bagaimana tidak, tuntutan buku yang kompleks memaksa guru untuk mampu mengembangkan  keterampilan dan kreatifitasnya baik dalam mengelola pembelajaran maupun dalam mengelola kelas termasuk pajangan kelas, yaitu berupa hasil karya siswa atau produk hasil pembelajaran. Amati petunjuk penggunaan buku panduan guru no.8 berikut:

Buku Guru K-13

Setelah kurang lebih dua setengah bulan mengimplementasikan K-13, seringkali saya menemukan kendala dalam mengelola hasil karya siswa sebagai akibat dari pembelajaran berbasis aktivitas. Banyak karya siswa tidak dapat lagi dipajang di ruang kelas karena kondisi dinding kelas yang sudah penuh, dan tiada celah lagi. Akhirnya, di waktu sore setelah pulang dari sekolah saya duduk-duduk di emperan rumah sambil menikmati secangkir teh manis, saya terpikir sebuah cara untuk memajang karya anak di dunia maya yang tempatnya tidak terbatas seperti pada ruang kelas, yaitu melalui media web blog.  Ketika ide itu saya sampaikan ke siswa ternyata mereka menyambut baik dan antusias. Di samping itu, ide ini juga sebagai salah satu cara yang baik untuk mengkampanyekan “Internet Positif” bagi siswa, dan bagaimana belajar mandiri melalui dunia atau sumber lain. Di sela-sela waktu yang sedikit padat, saya berkomitmen untuk mencoba memajang beberapa hasil karya terbaik anak yang berupa video, tulisan, maupun gambar. Berikut Ini salah satu contoh hasil karya siswa berkaitan dengan “Menulis Komik bertema daur Air”

Komik Karya Fitriani

Komik Karya Rifat

20140926_182453

20140926_182419

Komik Karya Siswa

Bisa anda bayangkan kalau semua hasil karya komik siswa ini dipajang di ruang kelas dengan ukuran komik buku gambar A3, dan ada yang 2-3 lembar satu siswa, berapa luas dinding kelas yang dibutuhkan untuk memajang karya 26 siswa ini, tentu banyak, bukan? Ternyata…oh…ternyata  ide konyol mengelola pajangan kelas melalui media dunia maya ini cukup membantu bukan hanya dari segi tempat/area pemajangan, tetapi juga berdampak tidak langsung kepada peningkatan motivasi anak dan membuat anak semakin “melek teknologi”.

Dari hasil pengamatan saya, juga beberapa komentar dari anak dan orang tua terasa bahwa mengapresiasi hasil karya siswa melalui dunia maya merupakan salah satu bentuk kreatifitas yang positif bagi guru. Saya merasa bahwa cara ini cukup efektif untuk meningkatkan eksistensi, motivasi, dan budaya kompetisi di antara siswa. Ini hanya sebuah ide yang mungkin konyol, atau cukup menyita waktu anda, bahkan mungkin menguras energi anda, namun saya pastikan akan banyak sekali dampak positif  untuk anda dan siswa.

CUCURAN KERINGAT GURU SANGAT DIBUTUHKAN UNTUK MENCERDASKAN ANAK NEGERI INI. MANAGE WAKTU DAN ENERGI ANDA UNTUK MEREKA,  AGAR MEREKA MAMPU MENGUBAH DUNIA INI LEBIH BAIK DARI SEBELUMNYA.

Semoga cerita refleksi ini, memberi inspirasi buat para pembaca khususnya guru untuk menjadi lebih bersinar dan lebih bercahaya.

Salam

Made Nuryadi

Guru di Pelosok Negeri.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s