Made Nuryadi

Belajar dan Berbagi Seputar Dunia Pendidikan

Begini Mengajarkan Materi PERBANDINGAN Dengan Lebih mudah.

Yuk…Akomodir cara berpikir anak!

Love MathPara pembaca yang budiman, isinkan saya berbagi sedikit  tentang “Bagaimana mengajarkan materi PERBANDINGAN dengan lebih mudah”. Tulisan ini saya posting mengingat banyaknya siswa saya yang kurang memahami cara penyelesaian soal/masalah  perbadingan di buku siswa. Mungkin ini tidak terjadi di kelas anda, namun terjadi di kelas saya. Saya bukan jago matematika, hanya punya cukup pengalaman mengajarkan matematika di Sekolah Dasar sehingga saya sedikit menyelami bagaimana cara berpikir siswa SD.

Oh…ya, solusi/jawaban dibuku siswa tidaklah salah, cara penyelesaian yang ditunjukkan agak sulit dipahami siswa saya. Mungkin karena tingkat abstraksinya terlalu tinggi, sementara kemampuan berpikir anak SD masih tahapan konkret. Hehehehe….saya jadi ingat teorinya “Bruner”, curhat dikit ya….Menurut Teori Bruner, tahapan berpikir anak yaitu enaktif, ikonik, dan simbolik. Anak SD masih pada tahapan berpikir enaktif dan ikonik, maksudnya anak SD akan lebih mudah memahami sesuatu konsep jika menggunakan objek konkret dan pemodelan atau diagram (konkret –> semi konkret) dibandingkan langsung menggunakan simbol-simbol abstrak. Tahapan berpikir inilah yang hendaknya diakomodir dalam pembelajaran khususnya pada pembelajaran Matematika di SD, sehingga anak dapat memahami matematika dengan mudah dan menyenangkan.

Lanjut yuk… lihat kasus di buku siswa, agar  teori para pakar  di atas lebih jelas di pahami. Simak soal-soal perbandingan dan cara penyelesaiannya berikut:

Soal 1

Soal Buku Siswa Kelas 5, Tema 3 Hal 7

Jawaban 1

Cara Penyelesaian-1

Solusi - 2

Cara Penyelesaian-2

Nah…setelah menyimak cara penyelesaian di atas, bagaimana menurut Anda? Tingkat abtraksinya tinggi, bukan? cara penyelesaiannya menggunakan simbol-simbol aljabar, inilah yang di sebut tahapan simbolik menurut Bruner. Saya coba mengantarkan siswa saya memecahkan masalah ini dengan kendaraan sesuai tahapan IKONIK yaitu dengan bantuan diagram alias “kotak”, begini nih caranya. Simak yuk…!

Solusi dari Pak Guru Made -1

Solusi dari Pak Guru Made Nuryadi

Yuk, lihat lagi contoh yang satu ini!

Soal dan Jawaban buku siswa

Soal dari buku siswa tema 3 hal 21

Cara penyelesaian yang menurut siswa saya lebih mudah seperti ini.

Solusi Hebat Dari Pak Guru Made-2

Cara Penyelesaian dari Pak Guru Made

Demikian sedikit ulasan dan curhatan tentang materi “Perbandingan” di SD. Tentu masih banyak cara yang mungkin lebih mudah dari yang ditampilkan di atas. Mari membelajarkan matematika dengan “logika” bukan dengan menghafal cara.

Bagi Bapak/ibu guru dan orang tua yang ingin menemani anak belajar materi perbandingan dan mencoba menerapkan cara di atas, saya lampirkan soal latihan perbandingan di link berikut. Silahkan Unduh di Sini –> (LATIHAN SOAL PERBANDINGAN)

Semoga Bermanfaat.

4 Komentar

  1. Andy Andjasmara

    Sangat menginspirasi…… maaf bahasanya kurang gaul. terima kasih ,,,,,,,, salam kenal.

    Suka

  2. Anonim

    Sangat bermanfaat.. Terima kasih🙂
    ijin mengadopsi cara penyelesaian Pak Made.. boleh kah ? hehee

    Suka

    • Silahkan, semoga lebih bermanfaat lagi bagi sesama.

      Suka

  3. terimah kasi materinya sngat bermanfat. Saya masih bingung nii membedakan rasio dan perbandingan.mohon penjelasannya.!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s