Made Nuryadi

Belajar dan Berbagi Seputar Dunia Pendidikan

Kumpulan Bahan Ajar Kelas 5 Semester II

Ayo Belajar….!!! Siap UTS

SIAP UN 2015Hari ini Jumat, 19 Februari 2016 saya  melakukan pertemuan dengan orangtua siswa. Pertemuan itu membahas seputar perkembangan hasil belajar siswa. Setiap melakukan pertemuan seperti ini selalu ada hal yang menarik dan unik untuk dibahas. Pada pertemuan kali ini, ada topik yang seringkali mengkerutkan kening orangtua dan guru, topik itu adalah “Sulitnya orangtua mengarahkan anak belajar di rumah” . Topik ini selalu hangat dibahas, dan bahkan menyita banyak waktu. Bagaimana tidak, saya sebagai guru harus mendengar keluhan dan curhatan puluhan orangtua siswa berkaitan dengan topik di atas.

Mengapa orangtua sulit membelajarkan anak di rumah? Dari hasil diskusi saya menunjukkan bahwa hampir rata-rata orangtua sulit membatasi media yang dapat mengganggu konsentrasi (fokus) anak dalam belajar seperti gadget, game, dan TV. Mengapa demikian? Media  memberikan suguhan yang interaktif dan menarik untuk panca indra, sementara buku (bacaan) menuntut panca indra yang aktif, sehingga anak akan lebih tertarik bermain gadget, game atau nonton TV dibanding belajar. Gadget, game dan TV akan menjadi musibah bagi anak bila tidak ada kontrol oleh orangtua. Media ini dapat mestimulus prilaku adiktif (kecanduan), sehingga kontrol dan pembatasan untuk mengakses hal-hal yang dapat menstimulus prilaku adiktif perlu dilakukan oleh orang tua. Semua media baik adanya jika difungsikan dengan benar, misalnya gadget digunakan untuk mencari informasi yang berkaitan dengan pembelajaran di sekolah, namun akan menjadi malapetaka bila hanya digunakan untuk bermain media sosial, game dan lain-lain.

Sebagai guru saya hanya bisa menyarankan kepada orangtua untuk membatasi anak dalam melakukan aktivitas menggunakan media untuk hal-hal yang tidak penting. Hadirnya teknologi canggih tidak bisa dibendung, pembatasan dan kontrol menjadi kunci utama untuk membantu anak agar tetap bisa fokus dalam belajar. Gunakan teknologi sebagai media belajar, bukan hanya sebagai media bermain. Guru juga harus mampu mengakomodir media belajar berbasis teknologi. Membelajarkan anak dirumah tidaklah sulit, asalkan orangtua punya komitmen untuk membantu mengarahkan, mendampingi dan mengontrol pola/prilaku belajar anak. Orangtua harus dapat menjadi contoh pembelajar bagi anak-anak, bukan hanya penikmat media.

Bagaimana mungkin Anda (ortu) bisa menyuruh anak belajar, sementara Anda sedang nonton? atau Bagaimana mungkin anak anda bisa dilarang bermain gadget, bila Anda menunjukkan gadget sebagai sahabat sejatinya. Tentunya, komitmen Anda untuk menjadi model adalah kunci utama membelajarkan anak di Rumah. 

Pada kesempatan kali ini, saya  merilis beberapa media belajar yang bisa digunakan orangtua untuk membantu anak dalam mempersiapkan diri mengahadapi Ulangan Tengah Semester. Silahkan download pada link berikut:

Matematika

  1. Multimedia Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
  2. Multimedia Perkalian dan pembagian pecahan

IPA

  1. Gaya dan Gerak Benda
  2. Gaya pptx
  3. Rangkuman Materi pesawat sederhana
  4. Presentasi pesawat sederhana

IPS

  1. PERSIAPAN KEMERDEKAAN
  2. PENJAJAHAN BELANDA

PKN

  1. PP Lp1
  2. prinsip organisasi

Demikian beberapa materi dan bahan ajar yang bisa digunakan untuk belajar persiapan UTS. Semoga Bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s